RS Jasa Kartini Pertahankan Capaian Optimal Waktu Tanggap Operasi Seksio Sesarea Emergensi Tahun 2025–2026
“Respons yang cepat bukan sekadar memenuhi standar, tetapi menjadi wujud nyata komitmen kami dalam melindungi keselamatan ibu dan bayi.””
Tasikmalaya – Keselamatan ibu dan bayi merupakan prioritas utama dalam setiap pelayanan obstetri di RS Jasa Kartini. Sebagai rumah sakit yang berkomitmen terhadap mutu pelayanan dan keselamatan pasien, RS Jasa Kartini terus memastikan setiap kondisi kegawatdaruratan mendapatkan penanganan secara cepat, tepat, dan sesuai standar nasional.
Indikator ini mengukur kemampuan rumah sakit dalam melakukan tindakan operasi seksio sesarea emergensi kategori I dalam waktu maksimal 30 menit sejak keputusan operasi ditetapkan. Standar nasional menetapkan target minimal 80%, sedangkan RS Jasa Kartini secara konsisten mampu melampaui standar tersebut dengan mempertahankan capaian 100% selama delapan belas bulan berturut-turut.
Pencapaian ini merupakan refleksi dari sistem pelayanan yang dibangun secara menyeluruh. Kecepatan respons tidak hanya bergantung pada kompetensi tenaga medis, tetapi juga pada kesiapan seluruh elemen pelayanan—mulai dari dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dokter anestesi, perawat, bidan, tim kamar operasi, hingga unit penunjang—yang bekerja dalam koordinasi yang terpadu dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu yang berkelanjutan, manajemen RS Jasa Kartini juga memperkuat layanan obstetri melalui penambahan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Sp.OG), optimalisasi layanan kebidanan, serta penguatan sistem respons kegawatdaruratan maternal. Investasi pada sumber daya manusia dan sistem pelayanan tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kecepatan dan kualitas pelayanan bagi setiap ibu yang membutuhkan tindakan segera.
Bagi masyarakat, capaian ini memberikan keyakinan bahwa ketika kondisi darurat terjadi, RS Jasa Kartini memiliki sistem pelayanan yang siap memberikan respons sesuai standar nasional. Kecepatan tindakan pada kasus seksio sesarea emergensi bukan hanya memenuhi indikator mutu, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar rumah sakit dalam meningkatkan peluang keselamatan ibu dan bayi serta meminimalkan risiko komplikasi yang dapat mengancam jiwa.
Ke depan, RS Jasa Kartini akan terus memperkuat budaya mutu melalui evaluasi berkelanjutan, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta inovasi pelayanan yang berfokus pada keselamatan pasien. Karena bagi kami, mutu bukan sekadar target yang dicapai, melainkan komitmen yang terus dijaga dalam setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Artikel Lain
RS Jasa Kartini Terus Tingkatkan Kecepatan Ketersediaan Kamar Rawat Inap bagi Pasien dari Instalasi Gawat Darurat
RS Jasa Kartini Hadirkan Layanan Pemasangan AV Shunt dan Catheter Dialysis Line (CDL), Pasien Hemodialisis Kini Tidak Perlu Dirujuk ke Luar Kota
RS Jasa Kartini Pertahankan Kecepatan Pelaporan Hasil Kritis Laboratorium sebagai Wujud Komitmen terhadap Keselamatan Pasien
Dyspnoea / Sesak Nafas
Campak : Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahannya