Cuaca Ekstrem Bisa Jadi Penyebab Sakit, Waspadai Dampaknya pada Kesehatan

30 October 2025
ArtikelBerita
Cuaca Ekstrem Bisa Jadi Penyebab Sakit, Waspadai Dampaknya pada Kesehatan

Cuaca Ekstrem Bisa Jadi Penyebab Sakit, Waspadai Dampaknya pada Kesehatan!

Perubahan Cuaca yang Tak Menentu

Belakangan ini, Indonesia sering mengalami perubahan cuaca yang ekstrem — dari panas terik yang menyengat di siang hari, tiba-tiba berubah menjadi hujan deras disertai angin kencang pada sore atau malam hari.
Kondisi seperti ini tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga dapat memicu berbagai penyakit karena tubuh harus beradaptasi cepat terhadap perubahan suhu dan kelembapan udara.


🌡️ Mengapa Cuaca Ekstrem Bisa Menyebabkan Sakit?

Tubuh manusia memiliki sistem pertahanan alami untuk menjaga suhu tetap stabil. Namun, saat cuaca berubah drastis, sistem imun bisa menurun karena tubuh bekerja lebih keras menyesuaikan diri.
Selain itu, virus dan bakteri penyebab penyakit juga berkembang lebih cepat dalam kondisi lingkungan yang lembap atau panas berlebihan.

Akibatnya, banyak orang mudah terserang penyakit, terutama anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki penyakit kronis seperti asma, hipertensi, atau diabetes.


🤧 Penyakit yang Sering Muncul Akibat Cuaca Ekstrem

1. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

Perubahan suhu mendadak membuat daya tahan tubuh menurun. Virus penyebab flu dan batuk mudah menular di udara lembap, terutama di ruangan tertutup.

2. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Musim hujan ekstrem sering menimbulkan genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti. Kasus DBD biasanya meningkat tajam saat cuaca lembap dan panas bergantian.

3. Diare dan Gangguan Pencernaan

Air yang tercemar akibat banjir atau sanitasi buruk dapat menyebabkan diare, tifus, dan penyakit perut lainnya. Makanan yang tidak higienis juga mudah rusak dalam suhu panas ekstrem.

4. Penyakit Kulit

Cuaca lembap dan keringat berlebih dapat menyebabkan infeksi jamur, biang keringat, dan gatal-gatal. Sedangkan udara dingin bisa membuat kulit kering dan pecah-pecah.

5. Heatstroke dan Dehidrasi

Suhu panas ekstrem membuat tubuh kehilangan cairan dengan cepat. Jika tidak segera digantikan, bisa terjadi dehidrasi berat hingga heatstroke — kondisi darurat yang bisa berakibat fatal.

6. Leptospirosis

Penyakit ini ditularkan melalui air banjir yang terkontaminasi urine tikus. Biasanya terjadi saat musim hujan ekstrem dan banjir melanda.


🛡️ Langkah Pencegahan Agar Tidak Mudah Sakit

✅ Minum air putih yang cukup setiap hari
✅ Konsumsi makanan bergizi seimbang untuk menjaga imun
✅ Istirahat cukup dan hindari stres berlebihan
✅ Gunakan pakaian sesuai kondisi cuaca (payung, jaket, topi, masker)
✅ Jaga kebersihan lingkungan, terutama saat musim hujan
✅ Gunakan lotion anti-nyamuk dan hindari genangan air
✅ Segera periksa ke dokter bila demam tinggi atau gejala tidak membaik


❤️ Kesimpulan

Cuaca ekstrem memang tidak bisa kita hindari, tetapi kesehatan bisa tetap dijaga dengan perilaku hidup bersih, gizi seimbang, dan waspada terhadap gejala penyakit.
Jangan menunda untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila tubuh mulai tidak fit — karena deteksi dini bisa mencegah kondisi memburuk.


🏥 RS Jasa Kartini – Sahabat Sehat di Segala Cuaca

Dengan layanan IGD 24 jam, serta poli penyakit dalam, anak, dan kulit, kami siap membantu Anda dan keluarga menghadapi berbagai penyakit akibat perubahan cuaca ekstrem.
💚 Karena kesehatan Anda adalah prioritas kami.