DBD atau Demam Biasa? Kenali Perbedaannya Sebelum Terlambat

26 August 2026
ArtikelBerita
DBD atau Demam Biasa? Kenali Perbedaannya Sebelum Terlambat

DBD atau Demam Biasa? Kenali Perbedaannya Sebelum Terlambat

Demam merupakan salah satu keluhan yang sering dialami, baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. Namun, demam tinggi tidak selalu berarti DBD. DBD (Demam Berdarah Dengue) pada awalnya dapat terlihat seperti demam atau flu biasa sehingga sering kali sulit dibedakan hanya berdasarkan gejala.

Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda yang perlu diwaspadai.

🌑️ Demam Biasa

Demam dapat terjadi sebagai respons tubuh terhadap berbagai infeksi, seperti flu, infeksi saluran pernapasan, atau infeksi lainnya.

Pada demam akibat infeksi ringan, keluhan dapat disertai:

  • Batuk atau pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Lemas
  • Sakit kepala
  • Nafsu makan menurun
  • Nyeri tubuh

Gejala akan bergantung pada penyebab demam dan biasanya membaik seiring dengan membaiknya infeksi.

🦟 Bagaimana dengan DBD?

DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, terutama Aedes aegypti. Gejalanya dapat berupa demam tinggi yang muncul mendadak, sakit kepala berat, nyeri di belakang mata, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, serta ruam pada kulit.

Yang perlu diperhatikan, ketika demam mulai turun, bukan berarti kondisi pasti sudah membaik. Pada sebagian pasien, fase kritis DBD justru dapat terjadi sekitar hari ke-3 sampai ke-7 setelah demam dimulai.

πŸ” DBD atau Demam Biasa?

Yang Perlu Diperhatikan Demam Biasa DBD
Demam Dapat terjadi Sering tinggi dan muncul mendadak
Sakit kepala Bisa terjadi Dapat terasa berat
Nyeri belakang mata Tidak khas Dapat terjadi
Nyeri otot & sendi Bisa terjadi Sering ditemukan
Batuk/pilek Dapat menyertai Tidak selalu ada
Mual/muntah Bisa terjadi Dapat terjadi
Ruam/bintik merah Tergantung penyebab Dapat muncul
Perdarahan Tidak khas Dapat terjadi pada kondisi tertentu

Namun, gejala saja tidak cukup untuk memastikan seseorang terkena DBD. Dokter dapat melakukan pemeriksaan klinis dan, bila diperlukan, pemeriksaan darah untuk membantu menentukan diagnosis.

🚨 Waspadai Tanda Bahaya DBD

Segera cari pertolongan medis apabila demam disertai:

  • Nyeri perut hebat
  • Muntah terus-menerus
  • Mimisan atau gusi berdarah
  • Muntah darah atau BAB berdarah/hitam
  • Napas cepat atau sesak
  • Tubuh sangat lemas atau gelisah
  • Kulit pucat dan dingin
  • Rasa haus yang berlebihan

Tanda-tanda tersebut dapat menunjukkan dengue berat dan membutuhkan penanganan segera.

πŸ’§ Jangan Tunggu Terlambat

Jika mengalami demam tinggi, terutama di wilayah dengan risiko dengue, jangan hanya menebak apakah itu demam biasa atau DBD. Periksakan kondisi ke fasilitas kesehatan, terutama jika demam menetap atau muncul tanda bahaya.

Sambil mendapatkan pertolongan, istirahat dan pastikan kebutuhan cairan tetap terpenuhi. Pada dugaan dengue, WHO menyarankan menghindari aspirin atau ibuprofen karena dapat meningkatkan risiko perdarahan; penggunaan obat penurun demam sebaiknya mengikuti anjuran tenaga kesehatan.

❀️ Ingat!

β€œDemam Turun Bukan Berarti DBD Sudah Aman.”

Kenali gejalanya, waspadai tanda bahayanya, dan jangan menunda pemeriksaan.

Sehat Bersama RS Jasa Kartini.