Orang Kurus Tidak Bisa Terkena Diabetes, Mitos atau Fakta?
Banyak orang beranggapan bahwa diabetes hanya bisa dialami oleh orang yang memiliki berat badan berlebih. Karena itu, orang dengan tubuh kurus sering merasa aman dari penyakit ini.
Benarkah orang kurus tidak bisa terkena diabetes?
π MITOS!
Orang yang bertubuh kurus tetap bisa terkena diabetes. Berat badan memang merupakan salah satu faktor risiko diabetes, tetapi bukan satu-satunya penyebab.
π Mengapa Orang Kurus Bisa Terkena Diabetes?
Diabetes terjadi ketika kadar gula darah terlalu tinggi akibat tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup atau tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko diabetes antara lain:
- 𧬠Riwayat keluarga dengan diabetes.
- π©Έ Gangguan sensitivitas insulin, yang dapat terjadi meskipun berat badan normal.
- π½οΈ Pola makan tidak sehat, terutama konsumsi gula dan makanan ultra-proses secara berlebihan.
- π Kurang aktivitas fisik.
- π΅ Pertambahan usia.
- π©Ί Kondisi atau penyakit tertentu yang dapat memengaruhi metabolisme gula darah.
- π€° Riwayat diabetes gestasional pada perempuan.
Pada sebagian orang, faktor genetik dan metabolisme dapat berperan besar sehingga diabetes dapat terjadi meskipun tubuh terlihat kurus.
β οΈ Tubuh Kurus Bukan Berarti Bebas Diabetes
Jangan hanya melihat bentuk tubuh untuk menilai risiko diabetes. Seseorang bisa memiliki berat badan normal atau terlihat kurus, tetapi tetap mengalami kadar gula darah tinggi. Bahkan, pada beberapa kondisi, penurunan berat badan yang tidak disengaja justru dapat menjadi salah satu tanda diabetes yang belum terkontrol.
Gejala lain yang perlu diperhatikan antara lain:
- Sering merasa haus.
- Sering buang air kecil.
- Mudah lapar.
- Mudah lelah.
- Luka sulit sembuh.
- Penglihatan menjadi kabur.
- Berat badan turun tanpa sebab yang jelas.
Namun, diabetes juga dapat tidak menimbulkan gejala yang jelas, terutama pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan gula darah penting dilakukan sesuai faktor risiko dan anjuran tenaga kesehatan.
π©Ί Bagaimana Cara Mengetahui Risiko Diabetes?
Cara yang lebih tepat bukan dengan melihat apakah seseorang kurus atau gemuk, tetapi melalui evaluasi faktor risiko dan pemeriksaan kadar gula darah. Jika memiliki faktor risiko diabetes atau mengalami gejala yang mencurigakan, jangan menunggu sampai keluhan semakin berat. Konsultasikan dengan dokter dan lakukan pemeriksaan yang diperlukan.
Kesimpulan
Orang kurus tetap bisa terkena diabetes.
Berat badan yang ideal memang baik untuk kesehatan, tetapi tidak menjamin seseorang terbebas dari diabetes. Faktor genetik, pola makan, aktivitas fisik, usia, kondisi kesehatan, dan faktor lainnya juga dapat berperan. Jadi, jangan menilai risiko diabetes hanya dari bentuk tubuh.
Kurus bukan berarti bebas diabetes. Kenali risikonya, jaga pola hidup sehat, dan lakukan pemeriksaan gula darah secara berkala. π
Artikel Lain
Kipas Angin Saat Tidur Bisa Menyebabkan Paru-Paru Basah, Benarkah?
π¦ Jangan Anggap Sepele! Kenali Gejala dan Bahaya Influenza
DBD atau Demam Biasa? Kenali Perbedaannya Sebelum Terlambat
RS Jasa Kartini Terus Tingkatkan Kecepatan Ketersediaan Kamar Rawat Inap bagi Pasien dari Instalasi Gawat Darurat
RS Jasa Kartini Hadirkan Layanan Pemasangan AV Shunt dan Catheter Dialysis Line (CDL), Pasien Hemodialisis Kini Tidak Perlu Dirujuk ke Luar Kota